Home » » Libur Akhir Tahun, Menteri Jonan: Pejabat Kemhub Harus ke Lapangan

Libur Akhir Tahun, Menteri Jonan: Pejabat Kemhub Harus ke Lapangan

Posted by CB Blogger


Penumpang menunggu keberangkatan bus dengan rute berbagai wilayah di Pulau Jawa di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Jumlah penumpang melonjak saat musim libur panjang.

Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengeluarkan beberapa imbauan kepada operator angkutan umum agar melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran agenda tersebut.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perhubungan Darat di Kementerian Perhubungan, Sugihardjo, menyampaikan imbauan paling utama, yaitu memastikan keselamatan para penumpang terjamin.

Para operator angkutan umum harus memastikan armada yang akan dikerahkan siap beroperasi maksimal untuk memenuhi lonjakan penumpang yang akan terjadi.

"Di samping prasarananya, SDM-nya juga harus diperhatikan, misalkan pilot atau pengemudi bus, untuk memperhatikan kesehatannya," ujar Sugihardjo, di kantornya, Jumat 5 Desember 2014.

Angkutan bus antar kota yang jarak tempuhnya lebih dari delapan jam, harus ada pengemudi cadangan. "Pengemudinya bisa bergantian atau stand by di tempat transit, sama dengan masinis, itu lima jam harus ganti," tuturnya.

Imbauan lainnya, kata Sugihardjo, pelayanan kepada pengguna jasa angkutan umum harus ditingkatkan. Untuk memastikan hal tersebut dilakukan, kementeriannya akan meningkatkan pengawasan.

Bahkan, lanjutnya, Menteri Jonan menginstruksikan, seluruh jajarannya sampai tingkatan eselon satu untuk turun ke lapangan.

"Kami juga telah berkoordinasi kepada kadis (kepala dinas) Perhubungan di daerah untuk turun langsung," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Eka Sari Lorena Soerbakti, bos salah satu perusahaan otobus, mengaku siap melaksanaan arahan menteri tersebut. Lorena mengaku telah menyiapkan 34 ribu bus ukuran besar untuk memenuhi kebutuhan pengguna angkutan darat selama mometum itu berlangsung.

"Peak-nya biasanya mingggu kedua akhir sampai minggu pertama awal Januari," ujarnya.


0 komentar:

Posting Komentar