Jakarta - Runner up 2 Puteri Indonesia, Estelita Liana,
baru saja mengukir prestasi sebagai 'Best National Costume' di kontes
kecantikan dunia, Miss Supranational 2014. Wanita yang kerap disapa Lily
itu berhasil menang membawakan busana yang terinspirasi dari kebudayaan
Borneo, Kalimantan.
Ini merupakan kemenangan kedua Indonesia di
ajang kontes kecantikan dunia. Sebelumnya, Indonesia juga berhasil
meraih gelar kostum nasional terbaik di ajang Miss International 2014
pada November kemarin. Berbeda tema dan detail busana yang disuguhkan,
apa yang membuat Indonesia kembali menyabet gelar tersebut?
Lily
mengatakan yang membuat juri terkesima dengan kostum bertajuk 'Warrior
Princess of Borneo' itu adalah cerita di balik detailnya. Wanita asal
Yogyakarta ini mengatakan setiap detail hingga tarian memiliki cerita
tersendiri.
Seperti bulu besar yang menghiasi busananya diambil dari burung Enggang.
Meskipun
mengambil bulu burung bukan berarti mencabut dari tubuh hewan khas
Kalimantan tersebut. Bulu yang jatuh atau gugur karena proses pergantian
alami itulah yang dimanfaatkan sebagai penghias kostum. Hal ini
dilakukan untuk menunjukkan bahwa Indonesia menghargai makhluk hidup dan
tidak ingin merusak alam beserta ekosistemnya hanya untuk kepentingan
pribadi.
"Ada ceritanya di kostum kita, semua ada etniknya, kita
mengambil kostum ini dari suku khas budaya orang Indonesia yang nggak
suka menyakiti hewan," tutur Lily saat berbincang dengan Wolipop usai
press conference di Graha Mustika Ratu, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis
(11/12/2014).
Tak hanya bulu tersebut, gerakan tari yang
dibawakan oleh wanita 21 tahun ini saat mementaskan kostum nasional juga
memiliki cerita. Lily mengatakan bahwa tarian itu termasuk gerakan tari
Dayak untuk memuji kepercayaan mereka.
Cerita menarik di balik
pembuatan kostum yang kemudian membuat para juri terkesima. Tidak hanya
para juri, penonton yang hadir pun turut memberikan tepuk yang meriah
ketika Lily tampil sebagai peserta terakhir. Hal tersebut tentu membuat
dara kelahiran Sleman, 22 Juli 1993 itu bangga.
Menambahkan
pernyataan Lily, sang desainer di balik kostum seberat 17 kilogram itu,
Dynand Fariz, mengatakan selain cerita, konsep dan detailnya juga tentu
membuat para juri takjub. Semua dibuat secara handmade dan terkonsep
mulai dari aksesori kepala, dada, pergelangan tangan, punggung, hingga
bagian bawah pinggang dibuat sangat detail.
Seluruh detail yang
diberikan juga mengandung unsur Kalimantan. Bahkan ukiran pada tameng
serta mandau atau pisau yang biasa dipakai oleh masyarakat Dayak juga
diperhatikan bentuknya.
"Juri tak hanya melihat dari volume dan
besar tapi juga memperhatikan dari jarak dekat. Itu handmade ya dan
detail. Peserta lain dari Bolivia juga besar dan bervolume tapi mungkin
nggak se-detail kita. Dan kita juga punya konsep yang pasti kalau
dilihat ini baju Borneo bukan pulau lain," tambah Dynand kepada Wolipop.
Home »
» Ini yang Buat Indonesia Menang Kostum Nasional di Kontes Kecantikan Dunia
Ini yang Buat Indonesia Menang Kostum Nasional di Kontes Kecantikan Dunia
Posted by CB Blogger
|
|

0 komentar:
Posting Komentar