JAMBI - Dewi
Indriani Gulo (22) warga Desa Tenam Kecamatan Muarabulian Kabupaten
Batanghari harus merenggang nyawa dengan kondisi tragis. Mahasiswi
Unbari semester 6 ini tewas setelah terlindas oleh mobil Avanza warna
putih yang melaju dari arah Muara Bulian menuju Kota Jambi.
Insiden kecelakaan maut ini
terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di ruas jalan Lintas Jambi Muarabulian
tepatnya di sebuah tikungan sebelum Kampus IAIN Mendalo.
Berdasarkan keterangan saksi
mata, Korban tewas diketahui melaju dari arah Jambi menuju Muarabulian.
sebelum dilindas mobil, Sepeda Suzuki Sykwipe ber nopol BH 5186 VW yang
dikendarai korban diketahui sempat bersenggolan dengan sepeda motor
Honda Supra BH 2508 HG yang dikemudikan Supriadi.
Usai bersenggolan dengan sepeda
motor lain, Korban yang mengendarai motor sendirian terjatuh ke aspal.
Naasnya, dari arah berlawanan, muncul mobil Avanza berwarna putih, dan
langsung melindas tubuh korban tanpa ampun.
Liza (25), Seorang saksi mata
yang menyaksikan kejadian tersebut, saat dikonfirmasi sejumlah awak
media kemarin Sabtu (1/2) mengatakan kejadian nahas itu belangsung
dengan sangat cepat, tidak disangka-sangka ternyata sebuah mobil
melintas dengan kecepatan tinggi dari arah yang berlawanan.
”Bersenggolan dengan motor dulu, kemudian korban jatuh ke jalur sebelah kanan, muncul dari arah berlawanan avanza bewarna putih yang langsung menggiling korban," terangnya.
”Bersenggolan dengan motor dulu, kemudian korban jatuh ke jalur sebelah kanan, muncul dari arah berlawanan avanza bewarna putih yang langsung menggiling korban," terangnya.
Sementara saat ditanya mengenai
identitas mobil tersebut, dirinya mengatakan tidak begitu jelas,
pasalnya mobil Avanza berwarna putih tersebut melaju dengan sangat
cepat.
"Nomor plat Avanza tersebut
saya kurang jelas juga lihatnya, yang jelas plat nomernya berwarna
hitam, bukan mobil travel, mobil avanza itu langsung kabur begitu saja,"
lanjutnya.
Lebih lanjut Liza mengatakan,
mengenai kondisi tubuh korban, sangat mengenaskan, terutama pada bagian
kepala walaupun korban diketahui korban memakai helm.
"Saya membantu mengangkat
kedalam ambulance, bagian kepalanya banyak mengeluarkan darah, juga
bagian tubuh lainnya sepertinya banyak yang patah, tangan dan kakinya
juga sudah terjuntai-juntai, mungkin sudah tidak bisa diselamatkan lagi.
Jenazah korban baru dievakuasi sekitar 20 menit usai kejadian,"
ucapnya.
Kapolsek Jaluko Iptu Abriansyah
Harahap saat dikonfirmasi melaui ponselnya, kemarin Sabtu (1/2) juga
membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Dikatakannya sejumlah
barang bukti, motor dan sebagainya telah diamankan.
"Ya banar, tadi sore. Barang bukti motor telah kita amankan, sementara korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit," ucapnya.
Mengenai mobil Avanza yang
melindas korban, Abriansyah mengatakan saat ini belum diketahui
keberadaanya, namun diakuinya untuk melacak mobil tersebut dirinya telah
berkoordinasi dengan Polsek-Polsek lainnya," Mobilnya belum kita
ketahui, tapi kita sudah berkoordinasi," tukasnya singkat. (*)
Sumber: Harian Jambi

0 komentar:
Posting Komentar