Jenazah sepasang bayi kembar dempet
terpaksa dibawa pulang dalam satu peti. Pasalnya, belum sempat dilakukan
operasi pemisahan terhadap keduanya.
Bayi kembar siam dempet
perut dan dada asal Mojokerto, Jawa Timur ini meninggal dunia saat masih
dalam perawatan. Mereka dijadwalkan akan melakukan operasi pemisahan di
Rumah Sakit Dokter Sutomo.
Setelah dinyatakan meninggal, bayi
kembar siam ini dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Kedungsari,
Kecamatan Kemlagi, Mojokerto, Jawa Timur. Jenazah dua bayi laki-laki itu
dibawa pulang ke rumah duka dengan satu peti jenazah.
Meski
merasa kehilangan, namun ayah bayi kembar siam ini, dan sejumlah kerabat
yang mengiringi, nampak tabah. Mereka seolah pasrah dengan apa yang
telah terjadi.
"Dia lahir juga lewat operasi caesar. Dirujuk ke
sini (RS Dr. Sutomo). Ada banyak kelainan," ujar Muhammad Nurul Arif,
ayah dari bayi kembar itu.
Menurut Penuturan Nurul Arif, bayi
mereka lahir di RSUD RA Basuni, Gedeg, Mojokerto, Rabu siang, 24
Desember 2014. Bayi mereka dirujuk ke RS Dr. Sutomo karena mengalami
dempet di dada dan perut. Selain dempat, keduanya juga harus berbagi
jantung dan alat kelamin.
Sayangnya, setelah menjalani perawatan
selama beberapa jam, kedua bayi itu meninggal dunia. Ibu bayi kembar
ini, Abrar Siti Aisyah, masih menjalani pemulihan di RS RA Basuni, pasca
persalinan sesar. Dia belum bisa dibawa pulang ke rumah.
Rencananya, bayi kembar siam ini akan dimakamkan Kamis pagi, 25 Desember 2014, di pemakaman umum desa setempat.
Home »
» Belum Sempat Dioperasi, Bayi Kembar Dempet di Mojokerto Meninggal


0 komentar:
Posting Komentar